Batas

Kita kerapkali ambigu dalam memandang batas. Terjebak dalam ruang buram di tengah terang dan gelap. Lalu kehilangan batas antara pesimistis dengan realistis; memaksakan dengan memperjuangkan; menyerah dengan mengikhlaskan. Mungkin batas itu tak benar-benar hilang. Tapi manusia yang menutup mata dari kenyataan yang sesungguhnya atau ingin merubah kenyataan yang ada.

Adam dan Hawa diciptakan dengan penuh keterbatasan. Kita sebagai keturunan mereka tak bisa menampik takdir yang ada. Bahwa manusia tetaplah manusia. Kehendak dan gerak kita dibatasi ruang dan waktu. Meskipun seringkali menolak batasan itu karena terjerumus ambisi. Ambisi untuk menghapus kematian dari coretan takdir, hingga membunuh Tuhan dan agama dalam menampik konsep dosa dan pahala.

Lazimnya, kita berteriak atas nama kebebasan dan progresivitas untuk mendobrak batas. Batasan dalam moral, agama dan batas-batas lainnya yang sudah pakem di tengah masyarakat. Entah batas yang terbentuk dari konstruk sosial dan budaya, atau dari penafsiran ayat-ayat Tuhan baik yang muhkamat maupun mutasyabihat.

Ketika batasan yang telah terbentuk secara turun temurun didobrak, lalu siapa yang memiliki wewenang dalam menentukan batas atas pendobrakan tersebut? Apa batasannya? Bukankah setiap produk manusia pasti memiliki batas? Bahkan dalam demokrasi, rakyat yang berperan sebagai suara Tuhan pun tak terhindar dari peraturan yang membatasi bagaimana mereka beraspirasi.

Seringkali kita merasa berkuasa untuk mendobrak batas hanya karena memiliki akal. Tapi kerap tanpa disadari kita terlalu lemah untuk menentukan batas kita sendiri. Hingga akhirnya batasan bermuara pada kepentingan yang ada. Kepentingan apa? Kepentingan siapa? Kepentingan masing-masing yang kerap mengatasnamakan sesuatu di luar diri ataupun yang terjadi. Entah mengatasnamakan agama, cinta, kelompok politik, bahkan Tuhan sekalipun.

Advertisements

Published by

Muhamad Asep D

Hanya manusia

Beri Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s