Ayah . . .

Ayah . . .
Cinta yang mengalir dalam darah
Memberi tanpa jumawa
Menua tanpa tawa
Pergi tanpa membawa
Semoga selalu dalam perlindungan-Nya

“Aku sadar, kedekatanku denganmu tak sedekat kedekatanku dengan ibu. Namun aku tahu bahwa pikiran, hati dan doamu selalu berada di dekatku. Ayah . . .”
— Aksara Nomaden

 

Advertisements

Published by

Muhamad Asep D

Hanya manusia

One thought on “Ayah . . .”

Beri Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s