Mencintai Karena Allah?

“Cinta itu indah, namun lemahnya manusia membuat diri manusia itu sendiri sulit membedakan antara cinta dan nafsu, dan banyak manusia terjerumus di dalamnya.”
— Ibnu Qayyim Al- Jauziyah

Banyak orang pasti sudah familiar dengan ungkapan “Aku mencintaimu karena Allah”. Ungkapan yang tak habisnya didengungkan terutama di dunia maya. Memang mudah jika sekedar mengucapkannya. Tapi pada tindak nyatanya justru seringkali tak selaras. Kalau hanya sekedar pengakuan, seorang pelacurpun bisa mengaku mencari nafkah karena Allah. Niatnya karena Allah tapi tindak nyatanya malah menerobos larangan-Nya

Sama seperti orang yang mengklaim mencintai karena Allah tapi aturan Allah dalam mencintai dikesampingkan. Memang maksud dari mencintai itu luas karena cinta itu universal berlaku untuk siapa saja. Bisa saja orang-orang yang dimaksud dalam mencintai adalah orangtua, saudara, teman, guru atau siapapun itu. Lebih spesifik tulisan ini akan membahas penggunaan kalimat “Aku mencintaimu karena Allah” yang terkait dengan hubungan lawan jenis.

Bukan Mencintai Karena Allah

Aku melihat tak sedikit pasangan kekasih di luar ikatan pernikahan berani mengungkapkan perasaannya dengan berkata “Aku mencintaimu karena Allah” atau hal yang senada kepada kekasihnya. Meskipun aku sendiri tak yakin apakah si pengucap paham makna di balik ucapannya itu. “Mencintai karena Allah” bagiku bukan sekedar kalimat ungkapan rasa cinta kepada seseorang. Ketika suatu hal disandarkan kepada Allah, seharusnya hal itu tak menabrak aturan Allah. Bukan menyalahgunakannya atas nama cinta.

Sungguh penyalahgunaan ungkapan itu membunuh logika. Bagaimana mungkin berani mengaku mencintai karena Allah tetapi menjalin hubungan dengan cara yang tak diridhai Allah. Bagaimana mungkin mencintai karena Allah tapi mengajak kekasihnya pada hubungan yang tak dihalalkan Allah. Tak perlu menjadi ulama atau ahli agama untuk menilainya. Hanya mengandalkan pikiranpun sudah jelas kekeliruannya.

Ada juga yang berpendapat, bahwa yang dimaksud mencintai karena Allah itu terkait pasangan seiman yang sama-sama Islam dan saling mengingatkan dalam beribadah. Perlu diketahui, suatu hubungan tak hanya dapat dilandasi dengan satu iman yang sama atau hanya sekedar mengingatkan dalam ibadah. Toh tak perlu memiliki hubungan yang spesial jika sekedar mengingatkan untuk beribadah.

Pasangan yang seiman dan saling mengingatkan dalam kebaikan memang sudah seharusnya. Tapi keimanan juga harus dijadikan landasan terkait perintah dan larangan dalam menilai suatu hubungan. Apakah hubungan itu baik atau tidak, diridhai-Nya atau justru sebaliknya. Jika ingin tetap menjalin cinta dan merajut mesra silakan saja, karena setiap tindakan pasti ada konsekuensinya. Namun jangan sekali-kali menggunakan nama Allah atas hubungan yang di luar syariat-Nya.

Sebagai remaja lelaki pada umumnya akupun mengalami yang namanya jatuh cinta. Aku sendiri masih belum berani menyatakan aku mencintai karena Allah terhadap perempuan yang kucintai. Aku belum bisa mengklaim mencintainya karena Allah tapi hanya dapat berusaha untuk mencintainya di jalan Allah. Pengakuan mencintai karena Allah bagiku berat karena batas antara nafsu dan cinta seringkali buram.

Akupun tak habis pikir melihat orang-orang yang berani menggunakan nama Allah demi pembenaran yang hakikatnya jauh dari kebenaran. Mungkin bagi sebagian orang pernyataanku ini tampak berlebihan. Tapi orang yang menyalahgunakan nama Allah sungguh jauh lebih kelewatan. Walaupun begitu aku berharap penyalahgunaan itu hanyalah bentuk dari ketidaktahuan atau kekhilafan. Andaikan itu berupa kesengajaan, entah dikemanakan iman dan pikiran.

“Apa kau sungguh mencintai karena Allah atau hanya merasa mencintai karena Allah?”
— Aksara Nomaden

Advertisements

Published by

Muhamad Asep D

Hanya manusia

Beri Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s