Manusia Melankolis

Bercermin menatap bayang melankolis
Mereguk cinta yang tak pernah habis
Tetap menikmati pahit maupun manis
Rasa cinta tak akan terkikis
Tak pernah ia meminta rasa manis
Tidak pula menginginkan yang pahit
Namun begitulah yang cinta sajikan
Jiwa melangkah mengikutinya
Terlelap dalam dongengnya
Terhipnotis oleh rayuannya
Menangis karena kekejamannya

Cinta kejam?
Tidak, cinta tak pernah kejam
Dirinya yang sering terpejam
Cintapun samar di ruang buram
Hidupnya memang begitu runyam
Mengikhlaskan cinta untuk terkasih
Tanpa dibalas cinta berbenih
Tinggalah diri berlari dalam sunyi
Memburu cinta yang masih tersembunyi

“All changes, even the most longed for, have their melancholy; for what we leave behind us is a part of ourselves; we must die to one life before we can enter another.”
— Anatole France

Advertisements

Published by

Muhamad Asep D

Hanya manusia

Beri Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s