Tuhan dan Kebebasan

Tuhan bukanlah tuan ya nyonya
Tuhan bukan pula penjajah dunia
Dia Sang Pencipta
Tak pernah Tuhan memperbudak manusia
Manusia yang memilih diperbudak hawa nafsunya
Tak perlu terburu-buru menghakimi Tuhan
Pada waktunya ruh akan menjumpai-Nya
Mempertanggungjawabkan kehidupan di dunia
Tak ada kebebasan saat maut menjemput
Namun manusia bebas untuk hidup
Bebas hidup dalam aturan
Bukan membangkang atas nama kebebasan

Apa itu kebebasan?
Bebas melakukan semuanya dan semaunya?
Bagaimana dapat dikatakan bebas jika ada larangan?
Mengapa bebas harus sesuai aturan?
Bebas bukanlah tanpa batasan
Batasan tak berarti mengekang kebebasan
Sungguh Tuhan tak pernah mengekang
Benarlah Tuhan membebaskan
Bebas untuk melakukan kebenaran
Bukan bebas melakukan penistaan
Bukan pula bablas mendobrak moralitas

Berbeda antara manusia dan hewan
Manusia bebas dengan akalnya
Hewan bebas dengan nalurinya
Untuk apa berakal tapi tak tahu yang benar?
Untuk apa berakal tapi tak mau belajar?
Belajar membedakan benar dan salah
Belajar melakukan kebenaran bukan pembenaran
Berakal untuk membenarkan yang benar
Bukan pembenaran terhadap kekeliruan
Jangan menajamkan lidah tapi akal tak terasah
Menyesatkan logika dengan pendistorsian makna
Hingga akhirnya akal bertanya-tanya
Siapakah kita hingga merasa bebas melawan Sang Pencipta?

“Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu. Sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.”
(QS. Al-Baqarah [2] : 147)

Advertisements

Published by

Muhamad Asep D

Hanya manusia

One thought on “Tuhan dan Kebebasan”

Beri Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s